Tuesday, December 26, 2017

Panggil Saja Aku Nessa

panggil saja aku nessa

Hay guys,Senang rasanya bisa hadir disini (blog Alumni 94 SMPN Sumber).Ga terasa waktu begitu cepat berlalu.Sekarang ini bulan Desember Tahun 2017.Berarti sudah 23 Tahun berlalu,aku meninggalkan bangku sekolah smp negeri sumber secara terhormat (lulus) seperti teman-teman yang lain.Ga terasa juga sekarang aku sudah menjadi seorang Ibu.

Guys,Aku berasal dari desa jatihadi tepatnya dusun sambong.Nama asliku Warti,Tapi panggil saja aku Nessa.Atau bunda Nessa sepertinya lebih pas karena aku memang sudah menjadi seorang ibunda dari anak-anakku.Nama Nessa ini aku ambil dari nama putriku yang kedua.Aku sudah punya tiga anak, 2 putra dan 1 putri.

Guys,sekarang ini aku tinggal jauh dari kampung halaman.Tepatnya di kota Serang Provisi Banten.Di kota Serang sekarang inilah aku mengadu nasib,berjuang demi anak-anakku tercinta.Demi masa depan mereka apapun aku lakukan yang penting halal.Berbekal sedikit keterampilan,saat ini aku ada usaha kuliner lebih tepatnya catering.Alhamdulillah dari usaha tersebut pelan tapi pasti ada sedikit perkembangan.Yang pasti dari usaha itu bisa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluargaku.

Walau sudah menjadi warga Banten,aku tidak lupa kampung halaman.Setahun sekali pas lebaran pasti aku pulang.Untuk merayakan lebaran kumpul bersama keluarga di kampung dan yang spesial adalah bisa bertemu dengan teman-teman alumni 94 smpn sumber.Itulah saat-saat yang aku nanti,bisa bertatap muka langsung dengan teman-teman.

Itulah tadi sedikit gambaran mengenai aku guys,dan jangan lupa ya,jika dari teman-teman ada rencana ke Jakarta atau sekitarnya.Mampirlah ke tempatku di Serang,nanti aku suguhi masakan special buat kalian.Oh ya ini alamat  Facebook aku jangan lupa di Add ya??? Salam Sayang dari aku untuk semua teman-teman Alumni 94 smpn Sumber.Panggil saja Aku Nessa,Emmuuaaah...

Friday, October 6, 2017

Video Reuni Dan Halal Bihalal

video reuni dan halal bihalal

UNTUK SAHABAT
Sahabat itu lebih dari sekedar teman..
Karena sahabat adalah teman-teman yg bersahabat..
Menjadi teman itu sangat mudah tetapi untuk bisa bersahabat sangatlah sulit.
Dengan sahabat kita bisa berteman,tetapi dengan teman belum tentu kita bisa bersahabat.
Ku persembahkan ini,untuk temanku semua,semoga kita tetap menjadi teman-teman yang bersahabat.

Klik Video Untuk Melihat

Wednesday, October 4, 2017

Para Penjual Gaya Hidup

para penjual gaya hidup

Kenapa masih banyak orang yang tertipu model bisnis seperti MLM atau Money Game ?

Saya dulu sekali pernah ditawari untuk masuk sebuah perusahaan MLM.
Itu juga karena terjebak - secara kurang ajar - oleh seorang teman akrab yang berkata, "Kita ketemuan yuk di hotel H.."

Ya karena dia teman, sayapun datang. Ternyata itu undangan seminar. Dan saya dibayari untuk hadir - waktu itu harga tiket masih Rp. 50 ribu.

Dan apa yang saya lihat adalah pertunjukan kemewahan. Perjalanan ke LN, hadiah mobil Merci terbaru dan semua model gaya hidup tingkat tinggi yang membuat mata silau.

Jujur, saya tidak terkesan dengan semua kemewahan itu. Terlalu "berkilau" buat saya. Dan sesuatu yang berkilau, pasti ada apa-apanya. Lagian buat saya bekerja itu adalah menggali kemampuan dalam diri, bukan hanya uang dan kemewahan.

Hampir semua perusahaan MLM bermain di psikologis dasar manusia, yaitu angan-angan. Mimpi yang indah, yang bisa didapat dengan pencapaian yang singkat dan mudah dan semua itu bersifat material.
MLM mengajarkan manusia menjadi kaum materialis yang hanya mementingkan uang, lain tidak.

Teman saya sering mengupload fotonya sedang di luar negeri, sesuatu yang akan membuat iri banyak orang dan mengangkat derajatnya sebagai orang sukses.

Baru saya tahu belakangan, bahwa perjalanan ke luar negeri itu dari koceknya sendiri supaya orang terpikat akan kesuksesan. Dan itu "perintah" perusahaan..

Anehnya, dari beberapa teman, saya dengar dia sering meminjam uang. "Kalau bisa masuk sekian, nanti bisa dapat bonus sekian.." katanya. Bonus yang dinanti beberapa teman -yang akhirnya meminjamkan uang mereka- juga tidak pernah datang.

Teman saya menjadi egois ketika beberapa teman tidak mau meminjamkan uangnya. "Kalian sebagai teman tidak mendukungku untuk sukses.." begitu katanya selalu. Dia selalu berfikir tentang masalahnya, dan tidak pernah mau memikirkan masalah orang lain, terutama orang2 yang dia pinjam uangnya.
Ia sulit jujur pada dirinya sendiri, karena sudah terjebak dalam pusaran..

Akhirnya persahabatan dia dengan teman2nya - termasuk saya - jadi jauh. Kami tidak ingin dimanfaatkan untuk kepentingannya. Karena ia hidup dalam angan2nya, sedangkan kami hidup dalam dunia nyata.

Ia seperti orang jatuh cinta berat, dan sulit untuk diingatkan. Ketika kami berbicara sesuatu yang realistis, dia marah dan menganggap kami hanyalah pecundang.

Tahun berganti dan kami sudah melupakannya. Hingga akhirnya kami mendengar bahwa perusahaan MLM dia ditutup oleh pemerintah. Kami mencari dia, berusaha menolongnya.

Dan kamipun bertemu dalam kondisinya yang sangat memprihatinkan. Dikejar debt collector dimana-mana karena ia mengisi hidupnya dengan gaya.

Ia membeli mobil dengan cicilan yang tinggi setiap bulan. Belum lagi gaya hidupnya yang wah keluar masuk cafe - supaya ia dianggap sukses oleh downlinenya - dengan uang yang ia dapat dari hasil pinjaman. Ia bertaruh terlalu tinggi dalam hidupnya, karena ia mendadak buta.

Ia takut untuk keluar rumah dan menerima telepon, karena "ada debt collector..". Setiap hari pagar rumahnya digedor, dan ia pun akhirnya berganti2 nomer telepon karena selalu menghindar.

Sungguh hidup yang jauh dari kata merdeka..

Saya yakin, banyak yang seperti dia hanya malu mengakuinya. Terjebak dalam angan panjang akan kemewahan yang didapat nantinya, sehingga ia menggampangkan semua hal termasuk kepercayaan orang yang dititipkan padanya.

"Kalau gua sukses, nanti gua bayar semua sekaligus dengan bunga2nya.." katanya dengan jumawa waktu itu ketika seorang teman menagih pinjamannya.
Dari dialah sesungguhnya saya mendapat pelajaran, bahwa kekayaan terbesar manusia sejatinya hanyalah rasa cukup. Tanpa ada rasa cukup, kita akan selalu miskin meski terlihat bergelimang kemewahan.

Hidup dengan beban berat di punggung, karena ia berada di lingkungan - para upline dan downline - yang terus menuntutnya untuk terlihat sukses, karena kesuksesan itulah jualannya..

"Skema Ponzi diciptakan oleh seorang penjahat untuk menipu. Bagaimana bisa skema yang diciptakan untuk kejahatan itu diterapkan untuk kebaikan ? Sungguh gak masuk akal..." kata seorang teman waktu itu. Memang gak masuk akal bagi yang tidak cinta buta terhadap segala kemewahan dunia..

Saya percaya bahwa usaha itu seperti menanam padi. Tanam benih, pupuk dan dijaga setiap hari. Kita melihatnya tumbuh besar sesudah melalui berbagai kegagalan, karena sesungguhnya kegagalan itu adalah pembelajaran.

Pada satu titik, pengusaha yang handal akan menemukan bahwa hasil bukanlah ukuran, tetapi bagaimana dia bisa survive dalam usahanya, sesungguhnya itulah keberhasilan.

Entah dimana temanku dulu itu, aku rindu minum kopi bersamanya dengan tertawa di warkop 3rebuan, tanpa harus curiga bahwa ia menjebakku untuk hadir di acara seminar tentang mewahnya gaya hidup di atas awan.


"Angan panjang adalah setengah dari ketuaan..." Imam Ali as.

Sumber : Perjalanan Denny Siregar

Friday, September 29, 2017

Menafkahi Orang Tua

Menafkahi orang tua

Oleh : Suprih Handonowati (Emak-emak yg terlanjur gaul)

*(sudut renungan)

Orang tua tidak takut miskin memberi nafkah pada anaknya saat membesarkan mereka._
Tapi banyak anak sering takut kekurangan saat menanggung orang tuanya dimasa tuanya.

Lihat diri kita saat ini,
Sehebat apapun,
Suksespun setinggi langit,
tapi tanpa doa restu orang tua yang membesarkan kita
maka tidak akan ada ketenangan, keberkahan & kebahagiaan dalam hidup.

Uang bisa dicari,
ilmu bisa digali
jabatan bisa kita raih
tapi kesempatan untuk mengasihi orang tua takkan terulang kembali.

Satu ibu,
bisa merawat tujuh anaknya
tapi tujuh orang anak belum tentu bisa membahagiakan
satu orang ibu.

Satu ayah,
bisa menghidupi 7 anaknya
tapi tujuh orang anak belum  tentu dapat menghidupi
satu orang ayah.

Sesekali tengoklah orang tuamu,
tatap wajahnya ketika ia terlelap tidur
lihat kerutan di wajahnya,
lihat rambutnya yang kini mulai memutih,
lihat badannya,
 yang dulu tegap kini mulai membungkuk,
_semua telah berubah termakan waktu tapi tidak dengan kasih sayangnya...

Sudahkah kita membuatnya bahagia hari ini?
Sudahkah kita membuatnya bangga hari ini?
Sudahkah kita membuatnya tersenyum hari ini?

Tidak akan ada jasa yang mampu kita balas,
Tidak akan ada kebaikan yang mampu kita balas,
semua begitu banyak, begitu tulus.

_Hadiahkanlah Kebahagiaan untuk kedua orangtua kami atas segala pengorbanan dan kasih sayang yang telah mereka berikan.

Perlakukanlah orang tuamu dengan penuh hormat  maka rezekimu akan semakin diberkati..

Waspadailah Istri-Istrimu

waspadailah istri-istrimu

Oleh: Triono (Angkatan Laut Yang Benci Daratan)

Sri adalah gadis desa yang lugu dan berwajah sedikit cantik dan sedikit manis, tapi dia seorang yang  teramat pintar. Sedangkan suaminya adalah seorang yang berwajah biasa tapi amat perlente dan sedikit don yuan. Dia suka menggoda cewek2 cantik di desanya.

Pada suatu hari Sri pergi ke sungai ingin mencuci baju. Ketika baru saja akan memulai mencuci, dilihatnya seekor ikan emas yg terjepit di antara bebatuan sdg meng-gelepar2.

Begitu melihat ikan emas tsb,  Sri menghampirinya, namun terjadilah keajaiban si ikan emas bisa bicara: “Kalo kau menolongku, aku akan mengabulkan 3 permintaanmu. Tapi ingat, apa yg kamu minta akan membuat suamimu mendapatkan 10 x lipat dari apa yg kamu minta.”

Sri pun segera menolong ikan tsb dan langsung minta supaya wajahnya cantik.
“Tapi ingat … suamimu akan menjadi 'paling tampan di dunia', yang akan membuat sifat don yuannya akan semakin menjadi-jadi” kata si ikan mengingatkan.

“Nggak masalah,” jawab Sri.

"Abrakadabra . . . " dan jadilah Sri wanita yg amat cantik. Begitupun sang suami, menjadi amat-sangat tampan sekali.

Permintaan ke 2, Sri ingin menjadi kaya, “Ingat, suamimu akan 10x lebih kaya, apa kamu tdk takut?” kata   ikan emas tsb.

“Ah, nggak apa2. Kekayaan miliknya itu juga milikku,” jawab Sri  tenang.

"Abrakadabra . . " dan jadilah Sri orang yg kaya. Begitu juga suaminya, kekayaannya 10 x lipat kekayaan Sri.“

"Apa permintaanmu yg ke 3 Sri?” tanya si ikan emas.

“Aku ingin mendapatkan serangan jantung ringan2 saja.”
"Abrakadabra dan jadilah    Sri kena serangan jantung ringan sedangkan suaminya 10x lipat kena serangan jantung n meninggal

Dan jadilah Sri seorang janda cantik yang kaya raya, pewaris harta yang amat banyak.

☝Hati2 lah dengan wanita.

 Jika Anda para suami tidak  mau meninggal terkena serangan jantung mendadak, laranglah istri Anda mencuci di sungai. Belikan segera mesin cuci, mengangsur juga boleh supaya tidak ketemu ikan seperti dalam kisah di atas.

Waspadalah...!!! Waspadalah…!!! Waspadalah….!!!